Pemain Terbaik Eredivisie Speelronde 31: Graziano Pelle

Feyenoord Rotterdam terus membayangi Ajax Amsterdam berkat sumbangan dua gol Graziano Pelle.

Graziano Pelle kembali berlaga setelah menjalani sanksi disiplin dan langsung menentukan kemenangan Feyenoord Rotterdam atas RKC Waalwijk pada lanjutan Eredivisie Belanda Speelronde 31, Minggu (6/4) petang.

Pelle dihukum larangan bertanding empat kali akibat tidak dapat mengendalikan emosi ketika Feyenoord dipaksa bermain imbang 2-2 di markas FC Twente, akhir Februari lalu. Meski tanpa Pelle, Feyenoord rupanya mampu meraih hasil maksimal. Empat kemenangan diraih tanpa kehadiran striker Italia itu. Rekor gol Feyenoord pun seperti tak terpengaruh, yaitu 11 kali membobol gawang lawan dan hanya sekali kebobolan.

Pelatih Ronald Koeman pun bisa dengan enteng mengatakan Feyenoord tidak terlalu tergantung pada Pelle. Di awal musim, banyak pengamat yang mengatakan perolehan poin Feyenoord merupakan faktor kontribusi Pelle. Feyenoord rupanya mampu melalui ujian tersebut dengan sukses.

Rupanya ucapan Koeman ditujukan untuk memancing respon Pelle. Dengan sigap pemain 28 tahun itu menjawabnya. Dua gol dilesakkan ke dalam gawang RKC untuk memastikan kemenangan kelima beruntun Feyenoord. Gol-gol itu sangat penting karena Feyenoord terus membayangi Ajax Amsterdam, yang harus menunda perayaan gelar juara akibat gagal mengalahkan Vitesse Arnhem, dengan selisih enam poin dan sisa tiga pertandingan.

“Dia pemain top dan profesional. Dia punya dorongan motivasi yang tinggi. Sewaktu di AZ Alkmaar dia selalu menunjukkan sikap ingin menang,” puji rekan setimnya, Ruud Vormer, dilansir De Telegraaf.

Vormer, yang memulai kariernya di AZ, memberikan operan terobosan sehingga memudahkan Pelle membuka keunggulan pada menit ke-38. Mendapat ruang di dalam kotak penalti RKC, Pelle langsung melepaskan tendangan kaki kiri untuk menaklukkan kiper Arjan van Dijk.

Gol kedua pada menit ke-65 kembali mempertontonkan kebolehan Pelle. Pemain pengganti Ruben Schaken melayangkan umpan silang ke jantung pertahanan lawan. Bola menjadi santapan empuk bagi kepala Pelle. Tanpa kawalan berarti Pelle memantapkan keunggulan Feyenoord.

“Lagi-lagi Pelle memberikan gol-gol yang kami butuhkan untuk pertandingan seperti ini. Sejauh kondisinya fit, dia harus selalu bermain,” ujar Koeman usai pertandingan.

Dua gol tambahan melengkapi koleksi Pelle menjadi 22 gol di Eredivisie musim ini. Total dalam 30 penampilan bersama Feyenoord di semua ajang, Pelle telah melesakkan 25 gol. Dengan catatan seperti itu, sejumlah klub top Eropa mulai mengamati penampilannya. Pelle menegaskan diri saat ini hanya fokus untuk Feyenoord, meski ada satu pertanyaan yang menggelitik: masihkah pelatih timnas Italia Cesare Prandelli mengabaikan namanya untuk menghadapi Piala Dunia?

 

  • +1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *